Selasa, 21 Oktober 2014

Pameran Antar Kebudayaan Universitas Pembangunan Jaya




Acara Pameran Antar Kebudayan diselenggarakan oleh mahasiswa dan mahasiswi Universitas Pembangunan Jaya (UPJ) Program Studi Ilmu Komunikasi dalam rangka untuk menumbuhkan dan meningkatkan kepekaan, minat, pengetahuan, serta mengapresiasi kebudayan-kebudayaan unik dari berbagai Negara, yang saat ini sudah mulai dilupakan oleh para generasi muda. Pameran Antar Kebudayaan yang diadakan pada Kamis, 22 Mei 2014 ini juga diselenggarakan sebagai tugas akhir mata kuliah Komunikasi Antar Budaya.


Peserta dari mahasiswa dan mahasiswi Ilmu Komunikasi UPJ semester 4 tersebut menampilkan stand-stand dari berbagai Negara, yakni Korea, Jepang, Meksiko, Italia dan Swiss. Stand pameran dikemas secara menarik dengan hiasan, busana khas yang mereka kenakan, makanan dan atribut-atribut unik yang dapat melambangkan Negara yang mereka tampilkan serta yang juga menjadi suatu ciri khas dari Negara itu sendiri. 

Acara yang diselenggarakan di Aula UPJ ini diawali dengan sambutan oleh Mbak Nuria Astagini, S.Sos., M.Si selaku Dosen Pembimbing mata kuliah Komunikasi Antar Budaya, kemudian diikuti oleh presentasi Negara dari tiap-tiap kelompok. Tiap-tiap kelompok mempresentasikan dan menjelaskan mengenai ciri khas Negara yang mereka tampilkan, baik berupa pola kebudayaan, adat dan kebiasaan, busana, makanan, yang mana saling bersinergi dengan apa yang mereka tampilkan di masing-masing stand. Pada akhir acara, tiap-tiap kelompok secara terbuka mempersilahkan bagi Tim Dosen Penilai untuk mengunjungi stand-stand yang ada sebagai bahan penilaian. 


Facebook : Citra Paramita
Instagram : @citramita



 

Senin, 20 Oktober 2014

UPJ Fun Futsal Putri


UKM Futsal UniversitasPembangunan Jaya (UPJ), 15 April 2014, mengadakan Fun Futsal Putri. Acara yang diadakan di lapangan outdoor UPJ ini berhasil menarik antusias mahasiswi-mahasiswi UPJ, termasuk saya didalamnya. As long as I’m happy, and everybody’s happy, so why woudn’t I? Berawal dari pemikiran itu, tanpa pikir panjang akhirnya saya memutuskan untuk ikut serta dalam acara Fun Futsal Putri. Masalah menang atau kalah, tidak jadi masalah.   

Senin, 13 Oktober 2014

Arti Pentingnya Corporate Social Responsibility (CSR)

Sebelumnya kan kita udah belajar nih mengenai konsep dasar CSR, yang mana konsep dasar CSR adalah komitmen perusahaan atau dunia bisnis untuk berkontribusi dalam pengembangan ekonomi yang berlanjutan dengan memperhatikan tanggung jawab sosial perusahaan dan menitikberatkan pada keseimbangan antara perhatian terhadap aspek ekonomis, sosial, dan lingkungan (M. Putri, dalam Untung. 2008:1). Nah, sekarang mari kita mempelajari mengenai arti penting dari CSR. Berikut ini ada berbagai macam faktor yang menjadi penyebab mengapa tanggung jawab sosial menjadi begitu penting dalam lingkup organisasi, diantaranya adalah (Sulistyaningtyas, 2006) :
  • Adanya arus globalisasi, yang memberikan gambaran tentang hilangnya garis pembatas diantara berbagai wilayah di dunia sehingga menghadirkan universalitas. Dengan demikian menjadi sangat mungkin perusahaan multinasional dapat berkembang dimana saja sebagai mata rantai globalisasi;
  • Konsumen dan investor sebagai publik primer organisasi profit membutuhkan gambaran mengenai tanggung jawab organisasi terhadap isu sosial dan lingkungannya;
  • Sebagai bagian dalam etika berorganisasi, maka dibutuhkan tanggung jawab organisasi untuk dapat mengelola organisasi dengan baik (lebih layak dikenal dengan good corporate governance);
  • Masyarakat pada beberapa Negara menganggap bahwa organisasi sudah memenuhi standar etika berorganisasi, ketika organisasi tersebut peduli pada lingkungan dan masalah sosial;
  • Tanggung jawab sosial setidaknya dapat mereduksi krisis yang berpotensi terjadi pada organisasi;
  • Tanggung jawab sosial dianggap dapat meningkatkan reputasi organisasi.

Jadi intinya CSR ini bukan hanya upaya untuk nunjukkin kepedulian sebuah organisasi pada persoalan sosial dan lingkungan, tapi juga bisa jadi pendukung terwujudnya pembangunan yang berkesinambungan dengan menyeimbangkan aspek ekonomi dan pembangunan sosial yang didukung dengan perlindungan lingkungan hidup. Selain itu program ini juga menjadi parameter kepedulian organisasi dengan mengambangkan sayap sosial kepada publik. Kepedulian dan pengembangan sayap ini bukan dalam kerangka membagi “harta” sehingga dapat menyenangkan banyak pihak, tetapi lebih pada bagaimana memberdayakan masyarakat, agar bersama dengan organisasi dapat peduli terhadap ranah sosial.



Referensi :
Marnelly, T. (2012). Corporate social responsibility (CSR) tinjauan teori dan prakteknya di Indonesia. Jurnal Aplikasi Bisnis 2(2): 53.

Senin, 06 Oktober 2014

Konsep Dasar Corporate Social Responsibility (CSR)

Halo! Di blog ini, kita akan ngebahas mengenai yang namanya Corporate Social Responsibility atau biasa disingkat dengan CSR. Tapi sebelum kita memasuki konsep dasar Corporate Social Responsibility (CSR), kita perlu mengetahui definisi Public Relation (PR).  Salah satu definisi PR adalah metode komunikasi untuk menciptakan citra positif dari mitra organisasi atas dasar menghormati kepentingan bersama (Sukatendel, dalam Soemirat dan Ardianto, 2008:12). PR-lah yang membentuk, meningkatkan dan memlihara citra dan reputasi organisasi/perusahaan di mata stakeholder-nya (publik pemangku kepentingan).