Halo! Sebelumnya kan kita udah ngebahas mengenai konsep dasar CSR dan arti penting dari CSR. Kali ini kita akan ngebahas apa aja sih jenis-jenis dari CSR ini. Penasaran kan?
Nah, Kotler dan Lee
menyebutkan enam kategori kegiatan CSR, yaitu : cause promotions, cause related marketing, corporate social marketing,
corporate philanthropy, community volunteering, dan social responsible Business Practice (Dwi Kartini. 2009:63).
Cause Promotion (promosi kegiatan sosial) adalah perusahaan
menyediakan dana atau sumber daya lainnya yang dimiliki perusahaan untuk
meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kegiatan sosial atau untuk mendukung
pengumpulan dana, partisipasi dari masyarakat atau perekrutan tenaga sukarela
untuk suatu kegiatan tertentu.
Cause Related Marketing (pemasaran terkait dengan kegiatan sosial). Dalam
kegiatan ini, perusahaan memiliki komitmen untuk menyumbangkan persentase
tertentu dari penghasilannya untuk suatu kegiatan sosial berdasarkan besarnya
penjualan produk. Kegiatan ini biasanya didasarkan kepada penjualan tertentu,
untuk jangka waktu tertentu.
Corporate Social Marketing (pemasaran kemasyarakatan korporat),
dalam kegiatan ini, perusahaan mengembangkan dan melaksanakan kampanye untuk
mengubah perilaku masyarakat dengan tujuan meningkatkan kesehatan dan
keselamatan publik, menjaga kelestarian lingkungan hidup serta meningkatkan
kesejahteraan masyarakat.
Corporate Philanthropy (kegiatan filantropi perusahaan), dalam kegiatan
ini perusahaan memberikan sumbangan langsung dalam bentuk derma untuk kalangan
masyarakat tertentu. Sumbangan tersebut biasanya berbentuk pemberian uang
secara tunai, bingkisan/paket bantuan atau pelayanan secara cuma-cuma.
Community Volunteering (pekerja sosial kemasyarakatan secara sukarela),
dalam kegiatan ini, perusahaan mendukung dan mendorong karyawan, rekan pedagang
eceran atau para pemegang franchise
agar menyisihkan waktu mereka secara sukarela guna membantu
organisasi-organisasi masyarakat lokal maupun masyarakat yang menjadi sasaran
program.
Socially Responsible Business Practice (praktik bisnis yang memiliki tanggung
jawab sosial), dalam kegiatan ini, perusahaan melakukan kegiatan bisnis
melampaui aktivitas bisnis yang diwajibkan oleh hukum serta melaksanakan investasi
yang mendukung kegiatan sosial dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan
komunitas dan memelihara lingkungan hidup.
Jadi, jelas perbedaannya dari tiap-tiap bentuk CSR.. Nah, bentuk-bentuk program CSR pada tiap-tiap perusahaan biasanya juga berbeda-beda, disesuaiin sama lingkungan (termasuk alam dan komuniti) dan juga tergantung sama kepentingan stakeholdernya. Sampe ketemu di artikel selanjutnya yah!
Referensi :
Ardianto, E.
& Machfudz, D. (2011). Efek kedermawanan pebisnis dan csr. Jakarta: PT Elex
Media Komputindo.
Terima kasih atas artikelnya ..
BalasHapusApakah bukunya ada dijual ?